Kepedulian untuk Kebersamaan

Home

Pengisian Data Alumni SMA 65 Periode tahun 1997/1999

Rekan-rekan alumni SMA 65 tahun 1997/1999

sehubungan akan ada acara Reuni akbar pada tanggal 31 Agustus 2014, PASMA 65 meminta data dari tiap-tiap angkatan
oleh karena itu kami membuatkan form untuk pengisian data, khusus bagi teman-teman yang masuk sekolah pada tahun 1997, 1998 atau 1999

Click link ini untuk mengisi data yang diperlukan
memasukkan data Alumni SMA 65 ang. 97-99

untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Moh. Iqbal

Humas Danapeduli65 

Rekap Penggalangan Dana untuk M. Reza Sukamto


Rekap Penggalangan dana untu M. Reza Sukamto per tanggal 19 Juli 2013 Rek. BCA an Rony Ferdiansyah No Rek. 2291515713

Alhamdulilah,
Rekap pemasukan uang donasi hingga tanggal 19 Juli 2013 (pagi) ke rekening BCA an. Rony Ferdiansyah No. Rek. 2291515713
berjumlah Rp. 15.020.000

Dana yang telah dikasih oleh Ang. 95/98 ke istrinya Reza adalah Rp. 1,000,000.-

Note:
1. Berita Rekap Kami peroleh dari Rony & Dimas (PIC ang. 95/98)
2. Jika ingin share informasi ini, mohon tidak merubah isi dari pesan ini

Humas Danapeduli65 

"Gerakan Merubah Status BB dan mengarahkan ke web danapeduli65"

Jakarta - 13 Juli 2013, "Gerakan Merubah Status BB dan mengarahkan ke web danapeduli65"

 "Resonance Effects", jika dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Resonansi adalah: re·so·nan·si /résonansi/ ; 2 Fis peristiwa turut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran gelombang elektromagnetik luar.

Pada hari Jumat, 12/07/13, gerakan merubah status BB dan mengarahkannya ke web danapeduli65 sebagai bentuk dukungan untuk penggalangan dana untuk M. Reza Sukamto dilakukan secara serentak oleh para sahabat danapeduli65 yang telah mendengar mengenai penyakit yang diderita oleh M. Reza Sukamto. 

Team danapeduli65 mencatat kurang dari 5 detik, para sahabat danapeduli65, secara berantai langsung mengganti status BB-nya, salah satunya adalah Lani - Ibunda Alm. 
Ghofi dengan pesannya "Dulu waktu ghofi sakit, banyak bgt yg bantu, semoga reza banyak jg ya yg bantu doa dan dananya..." dan 5 menit setelahnya Resonance Effects mulai bekerja, banyak respon positif yang dikabarkan oleh para sahabat danapeduli65, banyak yang menanyakan mengenai kondisi M. Reza Sukamto dan tentunya bantuan pun berdatangan.

sebuah gerakan sederhana namun dapat menghasilkan efek positif yang besar jika menghasilkan gelombang yang harmonis.
Semoga dengan "Resonance Effects" ini akan menggetarkan hati para donatur lainnya yang kemudian bergerak dalam frekuensi yang sama sehingga menjadi kekuatan baru bagi keluarga 
dan juga tentunya M. Reza Sukamto untuk menuju kesembuhan.

You are not alone...

Humas Dana Peduli 65 (BF)

Penggalangan Dana Peduli untuk M. Reza Sukamto
"Mau dipangku Ayah..." ucap Sakinah

"Mau dipangku Ayah..." ucap sakinah

10 Juli 2013 - Jakarta
"Mau dipangku Ayah..." Ucap Sakinah manja, "tapi ayah tidak kuat" jawab Ratih ibunda Sakinah.
Sakinah putri dari M. Reza Sukamto ingin bermanja dengan ayahnya, namun ayahnya terlihat lemas dan ingatannya sedikit terganggu karena sedang menderita sakit radang selaput otak di 3 titik, itulah info awal yang diterima team danapeduli65 ketika menjenguk M. Reza Sukamto.

Awalnya diagnosa dokter hanya vertigo tapi setelah di CT scan ada daging tumbuh, agar lebih  detail dilakukan cek MRI dan ditemukan 3 benjolan di dalam kepala, 1 di kiri atas, ditengah dan sebelah kanan yang paling besar, benjolan tersebut disebabkan karena virus. saran dari kedua dokter dari salah satu RS yang kunjungi adalah dokter pertama menyarankan di bedah dan diangkat benjolan tersebut namun dokter kedua bilang bisa dikempeskan dengan cara minum obat teratur dan rajin kontrol ke dokter syaraf, cerita Ratih istri dari M. Reza Sukamto

M. Reza Sukamto adalah alumni SMA 65, yang masuk SMA 65 pada tahun 1995. Teman-teman satu angkatannya saat ini sedang gotong-royong menggalang dana untuk sahabat mereka dan telah menyiapkan rekening tabungan untuk keperluan ini.

Bagi sahabat-sahabat danapeduli65 yang ingin mendonasikan bantuannya dapat mengirimkan bantuannya ke:
Rekening BCA a.n. Rony Ferdiansyah No. Rekening 2291515713

untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat menghubungi teman-teman seangkatannya M. Reza Sukamto di bah ini:
1. Rony Ferdiansyah , (HP: 08111833884/Pin BB: 2AC3F1C6)
2. Dimas Ken Syarir, (HP: 08128858416 /Pin BB: 2AB48658)

danapeduli65 mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Rony, Dimas dan teman-teman alumni ang. 95 lainnya untuk menggalang dana. rekap keuangan akan dilakukan oleh Rony dan dimas, yang akan dibantu publikasinya di web danapeduli65.

Dalam bulan penuh berkah ini, Semoga M. Reza Sukamto dapat diberikan kesembuhan dan segera dapat bermain dengan putri kecilnya Sakinah. Aamiin


Humas Dana Peduli 65

Innalillahi Wainnaillaihi Roji'un
"Selamat Jalan Ghofie sayang, tempat mu nan indah sekarang"

"Selamat Jalan Ghofie sayang, tempat mu nan indah sekarang"

2 tahun 7 bulan sudah Ghofie membagi tawa dan candanya untuk keluarga 
Lani & Didiet, Namun pada tanggal 17 November 2012, Allah SWT 
memanggil Ghofirullah untuk selamanya insya Allah Ghofirullah berada 
di tempat nan indah sekarang.
Pemakaman akan dilakukan pada hari minggu 18 November 2012.
Kami team danapeduli65 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya 
kepada seluruh teman-teman yang sayang kepada Ghofirullah yang telah 
mendoakan Ghofie dan memberikan donasinya.
Semua dana sumbangan sebesar Rp. 12,650,000 (donasi periode 5 - 18 Nov 
2012) telah disampaikan secara langsung kepada Lani dan Didiet.
dengan ini Kami team danapeduli65 menyatakan bahwa donasi ditutup, 
apabila ada uang yang masuk kerekening BCA danapeduli65 dan ditujukan 
untuk Ghofie setelah penutupan donasi ini, maka Kami akan 
menyalurkannya langsung ke keluarga Lani & Didiet.

Humas Dana Peduli 65

Donasi untuk Ghofie dengan ini dinyatakan ditutup
Perolehan Total Dana Untuk Ghofie

"Ayo Bantu Ghofie lawan monster kankernya, Ghofie yang jadi jagoannya"

Alhamdulilah, semenjak program ini dibuka pada tanggal 5 November 2012
Dana yang terkumpul sementara untuk periode 5 - 18 November 2012 adalah Rp. 12,650,000, (Last Update: 18 November 2012 pukul 09.48).

Terima Kasih atas kepercayaan para Donator, untuk menjaga kepercayaan tersebut maka Kami telah menyiapkan Halaman Keuangan untuk dana Peduli Ghofi
Halaman Keuangan tersebut menampilkan secara detail nama donatur dan jumlah uang yang telah diterima. Halaman tersebut akan dilaunching pada hari Senin, 12 November 2012. Lihat disini
Mohon maaf jika terdapat kesalahan nama maupun gelar, karena Nama yang tertera dihalaman tersebut adalah sesuai dengan yang ada di cetakan halaman Internet Banking BCA DanaPeduli 65 atau karena kesalahan yang tidak disengaja.
Oleh karena itu Jika terdapat kesalahan nama atau nama donatur tidak ingin dipublikasikan maka para donatur dapat menghubungi Kami melalui: Humas@danapeduli65.org

"Ya Tuhan berikanlah nikmat sehat kepada semua yang telah mendoakan Ghofie"
(Pesan dari Lani - bundanya Ghofie, yang ditulis distatus BB-nya, beberapa waktu yang lalu"

"Ayo Bantu Ghofie lawan monster kankernya, Ghofie yang jadi jagoannya"


Assalamualaikum Wr. Wb.

Ijinkan Kami menyampaikan kabar bahwa Ghofirullah (usia 2 thn) putra bungsu pasangan Lani Kartikasari-Didiet Karyadi, saat ini sedang berjuang melawan penyakit yang di"duga" Limfoma maligna (kanker kelenjar getah bening).
Dugaan, karena masih butuh serangkaian tes sebelum jenis penyakit bisa dipastikan. Penyakit ini dapat dilihat dengan adanya benjolan di sisi kanan bawah rahangnya.

Penyebaran penyakit Ghofie relatif cepat dan membutuhkan biaya yang sangat besar.

"Kita lawan sama-sama ya Gho, monsternya, kamu yg Jadi jagoannya" Begitu tulisan di PP Bundanya Ghofie.

Oleh karena itu Kami mengajak saudara-saudara untuk bergabung dalam Dana Peduli 65, untuk menyisihkan sebagian hartanya ke rekening Dana Peduli 65,

Nama bank: BCA
Norek: 2872367200
a/n: M IQBAL or ARIEF IRVAN

semua uang yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk Ghofie.
Setelah transfer jangan lupa untuk memberi kabar melalui email kami,

1. humas@danapeduli65.org
2. bendahara@danapeduli65.org

Mari kita doakan kesembuhan Ghofie dan ketabahan Lani & Didiet dalam menghadapi cobaan ini

Aamiin.

Lani Kartika Sari adalah salah satu alumni SMA 65 yang lulus pada tahun 1999
Semua informasi akan disampaikan di website resmi kami www.danapeduli65.org

Salam hangat,


Dana Peduli 65

Alhamdulilah Desi telah menjalani Pengobatan

Penggalangan dana peduli untuk Desi, secara Resmi Kami Tutup.

Alhamdulillah..Alhamdulillah..Alhamdulillahirobbil’aalamiin..

Melanjutkan informasi sebelumnya mengenai rencana tindakan plasmapheresis yang akan dilakukan oleh Desi di awal tahun 2012, bersama ini kami sampaikan bahwa Desi akhirnya dapat menjalani tindakan plasmapheresis dan berada di RSCM sejak 4 Januari 2012.
Setelah menjalani rawat inap di rumah sakit selama hampir 1 bulan (4 Januari – 31 Januari 2012), akhirnya Desi kembali ke tengah keluarga tercintanya..Ia dapat kembali memeluk Daffa kecilnya. Sang jagoan kecil itu lirih memanggilya “Nda..Nda..Lang” (Bunda..Bunda..Pulang), Subhanallah..tak terkira bahagianya mereka.

Desi dapat pulang setelah hasil EMG (Electromyography) yang dilakukan tim dokter menunjukkan telah ada perbaikan fungsi alat gerak Desi sebanyak 80%. Alhamdulillah..tindakan Plasmapheresis sebanyak 5 kali itu membuahkan hasil.
Sungguh..ini kemajuan yang luar biasa. Yang tidak mungkin terjadi tanpa bantuan, dukungan, serta doa dari berbagai pihak. Izinkan kami mewakili Desi dan keluarga menyampaikan rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada:

  1. Ibu dr. Ribka Tjiptaning (ketua Komisi IX DPR RI)
  2. Ibu Siti Chadijah (anggota DPRD Tangerang Selatan)
  3. Ibu Wanda Hamidah (anggota DPR RI)
  4. Bapak Dadang (Kepala Dinkes Pemda Tangerang)
  5. Segenap jajaran RSUPN Cipto Mangunkusumo
  6. Radio Mersi FM
  7. Harian Suara Tangsel (Kisah Desi dimuat di Harian Suara Tangsel)
  8. Tabloid Mom & Kiddie (Kisah Desi dimuat di tabloid Mom & Kiddie edisi 11 tahun VI (16 – 29 Januari 2012)
  9. SMA Negri 65 Jakarta dan Ibu Hj. Dra Sukamsih.
  10. Rekan-rekan alumni SMU 65
  11. Rekan-rekan Alumni Fakultas Psikologi UPI YAI
  12. Rekan-rekan Alumni SMA Pangudi Luhur
  13. Rekan-rekan Alumni Fakultas Teknik Sipil Universitas Trisakti
  14. Rekan-rekan WNI di Dubai dan Oman
  15. Serta segenap pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu.

Tanpa mengurangi rasa hormat, kami ucapkan terima kasih sekali lagi atas bantuannya dalam proses penyembuhan Desi.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya dalam laporan kami, bahwa upaya lain yang dilakukan selain penggalangan dana “Gerakan Transfer 10 ribu rupiah” dan Garage Sale for Desi adalah pengurusan Jamkesda untuk mendapatkan keringanan biaya rawat inap di Rumah Sakit Daerah/Pemerintah. Upaya ini berbuah manis. Tidak sekedar Desi mendapat keringanan biaya rumah sakit, namun ternyata seluruh biaya pengobatan selama Desi dirawat inap (termasuk biaya tindakan plasmapheresis, obat-obatan, biaya Dokter dan biaya kamar) ditanggung oleh Pemerintah. Pihak Desi tidak mengeluarkan biaya samasekali untuk biaya pengobatan selama 1 bulan tersebut. 
 
Berikut adalah laporan keuangan yang masuk melalui Gerakan Transfer 10 ribu Rupiah dimana didalamnya juga sudah termasuk dana hasil kegiatan Garage Sale for Desi :

a.      Dana peduli 65 Rekening BCA : 2872367200 a/n  M Iqbal or Arief irvan, posisi saldo per 3 Februari adalah sebesar Rp.  60,639,013.-
b.      Dana yang ada di Rekening Mandiri : 118-000-717459-1 a/n Puri Fitriani, BRI : 2123-01-000243-50-7 a/n Virgyne Livynia, BNI : 189552183 a/n Arie Budiman, dan yang menitipkan melalui Ratmi --> total sebesar  Rp  23.737.001,-(data per tanggal 3 Februari 2012)

Terapi-terapi lanjutan pasca plasmapheresis masih dibutuhkan oleh Desi Menghindari terjadinya infeksi, menjauhi kemungkinan penularan akibat virus dan bakteri juga amat penting Desi lakukan saat ini demi berkurangnya resiko terjadinya serangan GBS berulang.

Dengan ini, kami memohon keikhlasan dari rekan-rekan yang telah mendonasikan dana melalui rekening tersebut di atas karena dana yang terkumpul akan kami serahkan pada Desi dan keluarga. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai terapi-terapi lanjutan bagi Desi serta membiayai pengobatan dan terapi-terapi (motorik dan perkembangan lainnya) bagi Daffa untuk mendorong kemandirian Daffa dalam beraktivitas di masa yang akan datang.

Penyerahan dana akan dilakukan besok, Sabtu, tanggal 4 Februari 2012 oleh wakil dari Guru dan alumni SMA 65 kepada Desi bertempat di kediaman keluarga Desi-Arga di Perumahan Duta Bintaro, Ciledug.

Dengan penyerahan dana tersebut nanti, maka “Gerakan Transfer 10 Ribu  Rupiah untuk Desi“ dan sumbangan untuk Desi yang dikumpulkan di rekening :
BCA : 2872367200 a/n  M Iqbal or Arief irvan
Mandiri : 118-000-717459-1 a/n Puri Fitriani
BRI : 2123-01-000243-50-7 a/n Virgyne Livynia
BNI : 189552183 a/n Arie Budiman

sudah tidak lagi digunakan untuk menampung “Gerakan Transfer 10 Ribu  Rupiah untuk Desi“ dan sumbangan untuk Desi. Namun apabila masih terdapat dana yang masuk untuk Desi maka dana tersebut akan kami sampaikan kepada Desi tetapi kami tidak akan mengumumkan penerimaan dana masuk seperti yang selama ini kami lakukan.

Untuk itu, kembali kami ucapkan terimakasih atas segala bantuan, perhatian, doa, dan donasi dari Bapak/Ibu dan rekan-rekan sekalian. Semoga bermanfaat bagi kesembuhan Desi dan perkembangan Daffa. Semoga Bapak/Ibu dan rekan-rekan lainnya senantiasa diberi karunia sehat dan diberi kelapangan rezeki. Aamiin..

Menyentuh Dunia dengan Kepedulian

Jakarta 25 Des, Danapeduli65.org – Tak Terasa telah lebih dari satu bulan sejak digulirkannya penggalangan dana untuk pengobatan Desi yang menderita GBS (Gullain Barre Syndrome), melalui sebuah gerakan yang diberi nama Gerakan Transfer 10ribu sebuah gerakan yang dicetuskan oleh sahabat-sahabat Desi yang merupakan alumni SMAN 65. Semenjak gerakan ini pertama kali dimulai, sekitar tanggal 18 Nopember 2011, tercatat sebanyak 178 donatur (data per 25 Desember 2011) telah ikut berpartisipasi dalam gerakan ini, mereka berpartisipasi dengan memberikan donasinya ke Rekening BCA milik Dana Peduli 65, dan jumlah ini terus bertambah setiap harinya. 178 donatur ini berasal dari kalangan yang berbeda-beda, mulai dari Teman-teman SMA dimana Desi pernah bersekolah, baik teman satu angkatan maupun alumni dan lainnya, teman kuliah, teman dari temannya Desi, gerakan Bazaar atau donatur lainnya yang bersimpati dengan kisah Desi yang mereka ketahui melalui email, broadcast yang dikirimkan melalui pesan BlackBerry, situs-situs jejaring sosial, radio maupun brosur-brosur yang pernah disebar oleh teman-teman Desi.

Pengurus Dana Peduli 65 tidak mengetahui persis mengenai lokasi para 178 donatur tersebut berdomisili, namun beberapa donatur yang telah memberikan informasinya memberikan isyarat bahwa para donatur berasal dari berbagai penjuru, mulai dari Jakarta, Malang, Bali, Jepara, Tanjung Pinang, Padang dan yang terakhir diketahui adalah berasal dari luar Indonesia.

Donatur yang berasal dari luar Indonesia ini dikoordinir oleh Bapak Budi Suwardoyo yang sedang bekerja di Oman, Beliau mengkoordinir sumbangan untuk Desi yang di dapat dari Teman-temannya yang sedang bekerja di Negara Oman dan Dubai, dana yang berhasil mereka kumpulkan sebesar Rp. 21 juta dan kemudian diberikan ke Dana Peduli 65 untuk diberikan kepada Desi. Sehingga Jumlah uang yang diterima oleh Pengurus Dana Peduli 65 periode 18 Nop – 25 Des 2011 adalah sebesar Rp. 50,055,012. Jika dikurangi dengan pengeluaran sebesar Rp. 382,000 yang digunakan untuk biaya konsultasi dokter dan test darah pada tanggal 28 Nopember 2011, maka Sisa uang per 24 Des 2011 adalah sebesar Rp. 49,673,012.

Selain uang yang masuk ke rekening BCA yang dikelola oleh Dana Peduli 65, terdapat juga rekening bank lainnya seperti Bank Mandiri 118-000-717459-1 a/n Puri Fitriani, Bank BRI 2123-01-000243-50-7 a/n Virgyne Livynia dan Bank BNI 189552183 a/n Arie Budiman, ketiga rekening tersebut dikelola oleh Ratmi dan kawan-kawan yang uangnya nantinya akan diberikan untuk pengobatan Desi. Berdasarkan informasi, jumlah keseluruhan dari ketiga rekening tersebut adalah sebesar Rp. 20,235,001 (data per 15 Des 2011).


Garage Sale for Desi (3 - 4 Desember 2011)

Para pembeli terlihat sangat antusias untuk mendapatkan barang-barang second yang bermutu dengan harga sangat murah.

Bintaro, Danapeduli65.org - Penyakit GBS (Gullain Barre Syndrome) yang di derita oleh Desi dan penyakit  CP (Cerebral Palsy) yang diderita anaknya Daffa (4 tahun) membutuhkan dana yang terbilang besar untuk pengobatannya. Hal tersebut  membuat sahabat-sahabat Desi bersatu untuk mencarikan dana bagi pengobatannya dan kali ini ide cemerlang untuk mengadakan Bazaar terlontar dari sahabat-sahabat Desi.
Kurang lebih selama 2 minggu rekan-rekan yang berasal dari Alumni SMA dimana dulu Desi sekolah mulai berjibaku untuk menyiapkan Bazaar yang dilakukan pada tanggal 3 - 4 Desember 2011, sebuah Bazaar yang bertajuk Garage Sale, karena dilakukan di depan garasi rumah di daerah bintaro. Beberapa stand yang hadir di Bazaar tersebut menawarkan aneka ragam barang yang dijual, mulai dari pernak-pernik, makanan, minuman kesehatan hingga pakaian. Terdapat juga stand yang menjual barang-barang second namun layak pakai, salah satunya adalah stand yang dibuka oleh panitia dari Alumni SMA N 65.
Baca Selengkapnya 

Desi harus “survive”, demi anaknya..

Teman, izinkan kami berbagi cerita. Hanya butuh waktu 5 - 10 menit untuk membacanya, namun kita akan mendapat lebih dari sekadar cerita.

Kasih ibu sepanjang hayat dikandung badan. Pepatah itu rasanya tepat disematkan pada salah seorang sahabat kita ini. Nur Rahmah Desiana—kita biasa menyapanya Desi—memiliki seorang anak (Daffa, 4 tahun) yang sejak lahir menderita Cerebral Palsy tipe Spastic Diplegia. Penyakit ini membuat otot gerak/motoriknya sangat kaku. Akibatnya, hingga saat ini Daffa belum dapat duduk dan berdiri sendiri. Terapi pengobatan Daffa membutuhkan dana besar dan perhatian ekstra. Desi pun rela melepas karirnya sebagai staf HRD di sebuah perusahaan swasta demi merawat Daffa. Desi harus melakukan terapi motorik, pemijatan rutin, dan memberi obat pada Daffa tiap 3 jam sekali.

Namun, 4 bulan yang lalu, Desi merasa sesak napas dan kesemutan pada otot-otot kakinya. Rasa kebas dan kesemutan pada kakinya menjalar ke tangan. Tubuh bagian kirinya mati rasa. Sempat didiagnosa menderita stroke ringan, dokter kemudian mendiagnosa “Suspect GBS (Gullain Barre Syndrome)”, sebuah kelainan autoimun. Desi sempat merasa terpuruk karena memikirkan nasib Daffa. Sempat menjalani perawatan lanjutan di RSCM dan pemeriksaan Lumbar Puncture (pengambilan cairan otak via tulang belakang), ia harus menerima vonis bahwa ia menderita Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneurophathy (CIDP), atau yang juga dikenal dengan sebutan GBS Kronik. Pilihan menjalani pengobatan minimal terpaksa dilakukan karena tidak mampu membayar biaya terapi lain yang lebih efektif, meski ternyata obat-obat itu memiliki efek samping. Resiko kegagalan pun cukup besar. Ia kini tak boleh kelelahan maupun terinfeksi virus/bakteri.

Baca Selengkapnya